Metromini dan Kopaja Mengaspal di Jalur Busway

8 Jan 2013

Cerita Ibu kota tambah seru aja ketika di pimpin oleh Mantan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi). Warta yang terakhir adalah seputar Metromini dan Kopaja Mengaspal di jalur busway, pastinya pro-kontra akan bermunculan, nah inilah babak baru yang dimainkan dalam pentas Menata Ibu Kota, Membangun Tanpa Menyakiti.

Menurut ngadmin mobil butut, Sosok Jokowi memang cerdas membaca dan memahami situasi dan bisa ngemong wong cilik. Dalam konteks ini, cerdas membaca dan memahami situasi adalah, ketika itu Calon Gubenur (Cagub) DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid menerima perwakilan dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), beliau mengatakan bahwa ke depan tidak tertutup kemungkinan membolehkan Kopaja (KPJ) dan Metromini (MM) untuk menggunakan busway sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan Jakarta, dengan catatan kondisi KPJ dan MM direkondisi agar layak sebagaimana bus Transjakarta. dikutip dari INILAH.com pada bulan Mei. Yakin, semua peminpin terpilih akan respek akan masalah transportasi di ibukota yang sudah crowded. Dengan pernyataan saingannya ketika itu, Jokowi dapat mengakomodasi “suara rakyat” yang dapat dipertimbangkan, tak terkecuali semua pengguna jalan yang berkeinginan suasana jalan di Jakarta lebih tertib dan nyaman .

Terkait wong cilik, jika sandingkan terlihat jelas perbedaannya antara Pengelola Kopaja (KPJ) - Metromini (MM) dan Transjakarta (TJ). Seolah pengelola TJ sebagai “si kaya” yang mempunyai hak atas aspal eksklusif sisi kanan jalan yang dibatasi oleh separator. Lain halnya dengan KPJ dan MM yang selalu sundul menyudul antar teman sendiri dalam satu trayek tak mengindahkan pengendara lain, kadang juga injak pedal gas gag kira-kira kalo lagi rapat. Semua itu dilakukan karena menganut “Kejar Setoran” yang sudah ditetapkan juragan, beda dengan TJ yang dikelola dengan manajemen, SDM dan operasional yang terlatih dibawah konsorsium perusahaan besar.

Dalam kesempatan lain, Jokowi menanggapi kritikan salah satu anggota DPR terkait masalah ini bahwa pihaknya masih akan menjalani uji coba lebih dulu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem ini. Terkait dengan pintu penumpang KPJ dan MM yang masih berada di sebelah kiri, Jokowi menanggapi dengan cermat, “Itu masalah teknis lah pintu, nantilah diganti.”

metromini

Di sisi sinilah, Jokowi respek akan moda yang disinyalir suka “ngeblong” di antara pengendara lain. Mudah-mudahan dengan adanya kebijakan ini antar operator bus tidak saling sundul lagi, terlebih di jalur busway. Dan menjadikan ibukota sebagai megapolitan yang tertib, aman dan nyaman akan moda darat demi kepentingan massal.


TAGS metromini kopaja busway


-

Author

Follow Me