Tempat Istirahat Roda Dua

14 Mar 2012

Jika anda pernah membaca kalimat seperti judul tulisan ini berarti anda pernah berada di Pabrik Kata-kata, Joger, Bali :)

sepeda-pancal

Parkiran roda dua, seperti itulah Joger megganti padanannya menjadi Istirahat roda dua. Suatu tempat yang di desain khusus atau sekedar memanfaatkan lahan yang ada untuk tempat parkir kendaraan roda dua, sepeda ataupun sepeda motor. Arti Parkir sendiri adalahkeadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara.

Bicara tentang parkiran roda dua, menurut ngadmin yang menjadi kiblatnya adalah departement store, mengapa begitu? Karena tempat tersebut sudah dapat dipastikan menyediakan lahan penitipan yang cukup luas untuk kendaraan roda dua. Dikelola secara profesional ; keamanan parkir yang berlapis dengan menerapkan sistem tiket elektonik maupun manual (baca : karcis di tulis dengan membubuhkan nomor plat kendaraan).

Kalau sepeda motor cukup mudah untuk mengindentifikasinya seperti cara di atas, nah, bagaimana jika sepeda othel akan parkir di tempat yang memberlakukan sistem pengkodean karcis ? Apakah juru parkir mencatat merk sepeda tersebut, nama pemilik sepeda onthel berdasarkan KTP, atau memberlakukan karcis khusus untuk kendaraan ramah lingkungan ini?

Memang masih jarang terlihat memarkir sepeda othel di tempat yang memberlakukan sistem karcis tersebut. Tetapi alangkah bijaknya jika sepeda othel diperlakukan sama ketika istirahat sejenak tatkala si empunya berkepentingan di area publik tersebut. …Setuju? :)

Masih berkiblat di pusat perbelanjaan. Terkadang beberapa tempat tersebut masih mementingkan kaveling jual beli ketimbang lahan parkir. Hanya memanfaatkan lahan terbuka tanpa dilengkapi rumah-rumah. Memang perlu modal sih untuk semua itu tetapi pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua terasa nyaman ketika mengistirahatkan kendaraannya, tak kepanasan dan kedinginan tatkala hujan, apalagi yang kerap kali sengaja meninggalkan helm dan jaket di kendaraannya, basah dech :(

istirahat-roda 2Gampang-gampang susah mengelola parkiran roda dua. Yang paling sederhana mengelolanya adalah sistem karcis yang selama ini berlangsung di pasar tradisional. Juru parkir hanya memberi sepotong karcis dengan kode karcis yang sama. Bahkan potongan karton/mika yang di beri nomor pun merupakan langkah jitu untuk memangkas bea ini - itu, murah- meriah, hasil melimpah :)

Akan tetapi, sistem karcis model ini rawan tindak krimininal, pungli tak bisa dipungkiri. Ya, kalau SMS (Suka Ma Suka) tak jadi masalah :)

Yang ngeselin ketika parkir di tempat swalayan yang kurang tegas dengan aturannya sendiri. Di depan tertera “PARKIR GRATIS”. Lha kok? cuma beli permen gopek aja kena palak parkir, hohoho….

Ragam tempat istirahat roda dua. Khusus untuk roda dua (sepeda motor) cukup menerapkan sistem berderet. Motor di parkir dengan standar samping atau tengah. Untuk kemanan dan kerapian deret kendaraan roda dua biasanya di bantu dengan juru parkir. Juru parkir sedemikian rupa menata seefisien mungkin dan “merapatkan barisan” sehingga ruang kosong dapat dimanfaatkan secara optimal. Terkadang ada himbauan untuk tidak mengunci stang, asyiiik…. :)

Meski roda berjumlah sama, akan tetapi pengguna sepeda othel mempunyai cara unik tersendiri dalam memarkir tunggangannya. Jika sepeda motor dapat di standar miring atau tegak, sepeda onthel malah bisa di jungkir, senderan dan menempel tembok dengan bantuan penyangga khusus atau cukup menggembok dan mengikat rantai roda bagian depan atau belakang ke tiang penyangga seperti foto di atas. Kalau di jungkir dan senderan memang di sengaja karena tak mempunyai standart samping/tegak seperti sepedanya ngadmin :)

Tak lepas dari semua itu, sesuai aturan UU 28 tahun 2009 tentang Pajak Parkir, Jika anda parkir di lahan parkir Pemerintah dan Pemerintah Daerah; perkantoran yang hanya digunakan untuk karyawannya sendiri; kedutaan, konsulat, dan perwakilan negara asing dengan asas timbal balik; dan yang diatur dengan Peraturan Daerah berarti tak perlu bayar, karena tidak termasuk penyelenggaraan tempat Parkir di luar badan jalan, kalau toh harus mengeluarkan uang anggaplah sebagai tempat penitipan kendaraan sementara, gampang toh dan jangan sekali-sekali mencoba mengistirahatkan kendaraan di dekat tanda P Coret :)

——– rodabulat dot blogdetik dot com adalah tempat istirahat Mobil Butut :) ———


TAGS sepeda motor sepeda onthel bali parkiran supermaket pemerintah daerah


-

Author

Follow Me