SOTOJI, Sohun Bukan Bihun

25 Feb 2012

Pemilihan merk dagang yang cerdas, SOTOJI. Sekilas orang yang mendengar nama itu benaknya seakan terbang melayang ke negeri matahari, Jepang, boleh saja. Namun, Sotoji (SOTO Jamur Instan) yang satu ini akan meramaikan kazanah kuliner di negeri ini. Sotoji hadir pertama kali di kota hujan, Bogor, tepatnya di PT. TRI RASTRA SUKSES SEJAHTERA BOGOR INDONESIA selaku Produsen Sotoji.

kemasan-sotoji-soto-jamur-instanDua hari sebelumnya, sempat membaca tawaran yang di gelar oleh ‘deBlogger. Pikir sejenak, asyik juga review dapat gratisan Sotoji. Alhasil, Kamis sore 23 Pebruari 2012, kiriman Tiki mendarat dengan selamat. Yang menerima bingkisan tersebut adalah Bunda (istriku). “Ayah, ada kiriman dari SOTOJI, SOTOJI itu siapa?”

“Hahahaha…. meledaklah tawaku”. Seperti yang aku duga sebelumnya, nama Sotoji memang khas di telinga kita, entah itu nama orang, daerah, atau mungkin sejenis makanan. Pokoknya familiar banget :)

“Ayah, dalam bungkusan ini kok empuk-empuk kek peyek sih? Emang beli ya?”

“Hehehehe…. gag, dapat gratisan bun”.

Padahal sebelumnya sudah tahu bakal isi bingkisan itu, pagi harinya bingkisan itu kami buka. “Bun, kira-kira isinya apa ya?”

Taraaaa….. SOTOJI akhirnya mampir juga ke rumah. “Coba di masak dulu deh bunda, rasanya gimana?”

Sebelum merebus Sotoji, Bunda sempat membaca cara memasaknya. “Caranya sama kek ngrebus mie ya Bun?”

“Ya sama aja, lha wong ini juga mie, mie putih alias sohun, ayah”.

“Oh… miehun (bihun) toh”

“Bukan …. Bukan miehun, tapi sohun, ayaaaah. Hahahaha . . .lha berarti selama ini gag tahu ya bedanya bihun sama sohun? kasihan deh . . .”

“T’rus bedanya apa Bun?”

Sambil menuggu air mendidih, bunda memperlihatkan sohun yang dikeluarkan dari kemasannya,”‘Ni lihat, kalo sohun itu putihnya bening dan gag kaku, coba kalo Sotoji terbuat dari miehun, kapan makannya, ngrebusnya aja lama. T’rus kandungan sohun nutrisinya lebih mantap karena terbuat dari saripati. Kalo pingin kenyang dan bergisi ya makan sohun bukan miehun, …gitu. Ayah apa aja di makan sih”.

“hehehehe…. Kira-kira kalo beli di warung harga kek gini berapa ya Bun?”

“Ya, paling tidak empat ribuanlah, sohun sama jamurnya aja sudah mahal”. Bunda terus mengaduk sohun dan jamur tiram goreng supaya lunak di air mendidih.

“Kalo tiga ribuan, Bun?”

“Lho kok nawar, Ayah mau jualan? Awas panas…., cepat khan ngrebusnya, gag pake lama.”

Ketika bunda menuang sotoji di dalam mangkok yang sudah ada bumbu, minyak soto dan cabai bubuknya bau khas sotoji tercium maknyus, leker.

Sambil mengaduk sohun, jamur tiram dan bumbu sotoji, bunda sedikit memberi isyarat,” Ini belum di aduk lho, udah pingin nyruput aja”

“Hehehehe….. kalo di tambah kentang goreng, ayam suwir, telor, sama tomat keknya lebih nendang ya bun”

Sambil memotong tomat dan sepotong tahu, bunda sedikit bicara,” Hmmm…. ini aja udah enak kok”.

Ya, itulah “fragmen” sebabak di pagi hari bersama Sotoji, Soto Jamur instan.

sarapan-pagi

Market yang inovatif dan kreatif. Selaku produsen Sotoji, PT. TRI RASTRA SUKSES SEJAHTERA sangat jeli membidik para narablog yang kreatif dan cerdas untuk mendukung dan mengapresiasi produknya. Dengan hanya mengikuti Kontes yang diselenggarakan Komunitas Blogger Depok, anda mendapatkan contoh produk Sotoji 3 bungkus sesuai alamat yang anda cantumkan. Enak khan jadi blogger :)

Tidak hanya narablog yang bisa mencicipi produk yang mempunyai brand image Soto Jamur Instan : Soto jamur lezat Tinggi kandungan serat dan protein nabati. Sangat cocok disajikan sebagai pendamping nasi ini, tetapi para kuliner yang ingin mencoba rasanya atau mungkin brekreasi dengan memadu resepnya dapat mengisi form pemesanan yang telah disediakan terlebih dahulu dari pihak Produsen.

Tak terlepas dari produk yang mempunyai ciri khas tersendiri, pihak produsen Sotoji sudah mencantum beberapa simbol bertaraf nasional dan internasional dikemasannya seperti tertuang di bawah ini.

recycle-5-ppsimbol-makanan-amanlogo-halal-muibarcode-sotoji

Simbol panah memutar dengan penomoran angka 05 ditengahnya dan huruf PP di bawahnya menandakan bahwa plastik yang digunakan menggunakan bahan PolyPropylene yang ramah lingkungan dapat di daur ulang, tahan panas dan ditegaskan dengan no. 05 sebagai kode identifikasi resin yang aman. untuk kemasan.

Simbol gelas (anggur) dan garpu. Simbol internasional untuk bahan makanan yang aman di konsumsi.

Logo Halal dari MUI. Dapat dipastikan bahwa produk ini telah mendapat ijin dari Majelis Ulama Indonesia untuk menyebarkan dan dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang notabene mayoritas muslim.

Barcode. Kode dengan bentuk garis-garis ini mempunyai arti tersendiri di setiap kemasan. Dengan adanya barcode yang terpasang dikemasan Sotoji, tak perlu diragukan lagi bahwa produk ini juga akan beredar di kalangan masyarakat ; toko, grosir, pasar, mini market dan departement store. Dapat di lihat di setiap kemasan produk yang terdaftar di Indonesia, angka awal barcode dengan standar EAN 13 (European Article Number) adalah 899. Dan 5 angka selanjutnya adalah kode dari perusahaan/pabrik terkait. Selanjutnya 5 angka terakhir untuk merepresentasikan suatu produk dengan spesifikasi tertentu.

Akhir kata, penulis blog mobil butut mohon maaf jika ada salah kata, semua ini untuk pembelajaran diri. Semoga kazanah kuliner di negeri ini bertambah kreatif, inovatif dan berkembang dengan hadirnya produk Sotoji, Soto Jamur Instan.

Salam hangat slalu :)


TAGS soto jamur instan sotoji makanan sehat


-

Author

Follow Me