Saatnya Bertindak : Aksi Keselamatan Jalan Indonesia

15 Jan 2012

Meski sudah berjalan beberapa bulan sejak dicanangkan Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011-2020 pada tanggal 11 Mei 2011 oleh Bapak Presiden, namun tiap hari kita masih saja disajikan berbagai macam kecelakaan lalu lintas di jalan di berbagai media. Nah, kalau begitu Salah siapa? begitu juga jika kita bepergian slalu dingatkan dengan kata-kata “Hati-hati di Jalan Ya”, maksudnya kita sendiri harus waspada dan tidak sembrono jika melintas di jalan, berkendara maupun berjalan kaki. Dapat dibayangkan jika petuah itu diterapkan ketika berlalu lintas.

Tidak ada artinya jika kita sudah berhati-hati tapi orang lain masih slonong boy ugal-ugaln di jalan, alhasil, kita juga yang tertimpa imbasnya. Sudah banyak contoh kelalain yang disebabkan oleh faktor manusia dalam berkendara, misalnya : kurang memperhatikan rambu lalu lintas bahkan mengabaikannya, bersikap tidak sabar ketika mendahului kendaraan lain, lelah dalam perjalanan (mengantuk) bahkan dalam keadaan mabukpun masih ingin mengaspal. Bahkan berhenti melewati garis putih di lampu merahpun tidak bisa di anggap remeh karena dapat menambah kesemrawutan di jalan, akibatnya bisa saling senggol.

mobil-hijauKecelakaan memang mengerikan, rasa traumapun dapat hadir membayangi perasaan kita. Sampai saat inipun masih ingat peristiwa di jalan pagi itu yang menimpaku, Alhamdulillah tidak seberapa luka yang ku alami di banding dengan penyebab utama pengendara lain yang bersenggolan. Karena ulah orang lain kebut-kebutan sisi berlawanan dan jatuh, akhirnya akupun ikut mencium aspal menghindari jatuhnya kedua motor tersebut.

Di ruas jalan yang sering menimpa pengendara juga sudah di pasang peringatan oleh pihak terkait, misal : hati-hati jalan bergelombang; Berbahaya menyalip di tanjakan dan tikungan; Hati-hati lintasan kereta api tanpa palang pintu; Awas tikungan tajam dan berkabut; Portal 3,5 meter; dan masih banyak lagi rambu-rambu khusus berwarna kuning.

Waspada di jalan, karena ketika kita melintas di ruas jalan selain faktor manusia dan jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan ada penyebab lain. Faktor kendaraan yang kurang prima, mesin dan komponen yang aus dan kurangnya perawatan terhadap kendaraan tersebut. Rem blong dan ban pecah adalah salah satu contoh faktor dari kurangnya perhatian kepada kendaraan yang dapat mengakibatkan nyawa kita teracam.

Faktor cuacapun harus kita waspadai. Ketika hujan pastinya jalanan menjadi licin terutama untuk pengendara roda dua. Jarak pandang menjadi terhalang, lampu dan wiper sebagai penghapus kaca harus berfungsi baik. Tidak hanya ketika hujan, kondisi di dataran tinggi yang sering berkabut kudu juga diwaspadai, karena kelembaban jalan juga semakin meningkat, alhasil jalan di pegunungan relatif licin. Asap yang mengepul dan hujan abu inilah yang sangat berbahaya bagi pengendara roda dua. Safety riding harus tetap terjaga, masker, helm sarung tangan, jaket, dan sepatu.

saatnya-bertindak

Tujuan utama dalam Aksi Keselamatan Jalan Indonesia inilah menurunkan angka kecelakaan yang masih tinggi, bahkan di berbagai sumber menyebutkan bahwa korban kecelakaan merupakan pembunuhan massal. Untuk itu Pemerintah harus bertanggung jawab atas keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sesuai Pasal 203 Undang-Undang No 22 tahun tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

baby-in-carDengan motto : Saatnya Betindak paling tidak kita mulai dari diri sendiri dan keluarga, misal ; memberikan gambaran dan pengertian tentang berlalu lintas, ketika anak atau saudara kita mau pergi sekolah, mengaji dengan mengendarai sepeda atau berjalan kaki tentunya harus berhati-hati, berjalan di pinggir/ trotoar, menyeberang jalan diusahakan berbarengan dengan orang yang dewasa.Dan tak lupa kepada orang tua juga memperhatikan keselamatan anak kita ketika mengendarai kendaraan, motor maupun mobil.

Semoga Aksi Keselamatan Jalan Indonesia berjalan sesuai tujuan yang diharapkan, tentunya tak terlepas dari partisipasi semua pihak yang turut mensukseskannya.Masyarakat adalah pengguna jalan dan keselamatan jalan hanya dapat ditingkatkan oleh pengguna jalan. Saatnya Bertindak

Salam, bruuuummm….bruuumm.. :)


TAGS transportasi lalu-lintas


-

Author

Follow Me